
Dalam perkembangan manusia saat ini menuntut setiap manusianya untuk saling bersaing dalam hal menjadi yang pertama, dalam segala hal, dan itu semua di awali dari kualitas sumber daya manusianya itu sendiri, oleh karena itu setiap orang tua dituntut untuk mendidik dan membimbing anak-anak untuk menghadapi persaingan yang akan di hadapi di masa depanya nanti,
Banyak hal yang di lakukan orang tua untuk memberikan yang terbaik untuk anak-anak dalam proses pencapaian kualitas diri yang baik di depan kelak, seperti memberikan gizi yang cukup saat masa balitanya, memberikan pendidikan khusus saat remajanya dan lain-lain,
Namun ada suatu hal yang menjadi mitos, yang tumbuh menjadi sebuah kepercayaan bahwa musik mozart dapat meningkatkan IQ anak-anak atau orang-orang yang mendengarkanya.
2 saintist dari 2 Universitas ternama di 2 Negara pernah menulis dalam sebuah majalah, bahwasanya musik bisa mempengaruhi dan merubah level emosi dan antipati seseorang
Kedua periset tersebut menunjukkan, suara yang kita dengar memiliki hubungan langsung dengan pusat emosi dari otak besar, pengaruh musik terhadap otak besar membuat temperamen kita dan musik secara langsung tersambung jadi satu.
Belum ada bukti yang menujukan bahwa efek musik mozart dapat meningkatkan IQ secara permanen, pada 1998 pernah diadakan sebuah penelitian dimana sebagai object penelitian adalah penderita Alzheimer, dalam penelitian tersebut terjadi peningkatan kemampuan spasial-temporal secara signifikan setelah mendengarkan Piano Sonata Mozart.
Penemuan ini didukung oleh suatu studi fMRI pada 2001 yang membandingkan aktivasi aliran darah kortikal oleh Sonata Mozart dan musik lain.
Di tahun 1999 hingga kini perdebatan antara kelompok yang pro tehrhada[ Efek Mozart dan yang menolaknya terus terjadi. Hal itu disebabkan karena kegagalan pada temuan Rauscher dengan beberapa penelitian yang dilakukan oleh Steele dan Chabris et al, meskipun telah menggunakan tes dan prosedur yang sama.
Ada pula yang berhasil mendapatkan Efek Mozart, namun di akhir perdebatan, selalu ditemukan bahwa itu hanya berlaku untuk meningkatkan kemampuan spasial-temporal atau kemampuan peningkatan IQ sementara dan bukan permanen
Tidak ada komentar:
Posting Komentar